Saat awal penetrasi, persepsi masyarakat di Indonesia terhadap minuman isotonik belum terbentuk atau masih kabur. Pocari yang pada saat itu disejajarkan dengan minuman ringan lain atau bahkan dengan air mineral, seperti Coca-Cola, Sprite, Fanta, Aqua atau Vit. Padahal, Pocari merupakan minuman isotonik, yakni minuman pengganti ion tubuh untuk kesehatan dan kebugaran Edukasi 10 tahun yang dilakukan Pocari baru memberikan hasil.
Konsumen sudah memahami apa itu minuman isotonik. Pasar isotonik tumbuh dengan pesat market value tahun 2005 yang hanya Rp 700-800, tahun 2006 melesat menyentuh angka 1.2 triliun (Swa Agustus 2007).
Usage pasar isotonik dalam dua tahun terakhir cenderung mengalami kenaikan, tahun 2006 23.55 % hingga kuartal 3 tahun 2007 sebesar 32.04% (IMS Nielsen media research).
|
Brands |
Produsen |
Kemasan |
Target Market |
|
Kino sweat |
Group Kino |
• Sachet |
• SES BC |
|
Mari sweat |
PT Ulam Tiba Halim |
• Sachet |
• SES BC • Anak-anak |
|
Optima Sweat |
PT Navika Baverage |
• Can |
• SES ABC • Dewasa |
|
Mizone |
PT Aqua Golden |
• Botol Pet |
• SES ABC • Dewasa |
|
Pocari sweat |
PT Amerta Indah Otsuka |
• Can • Botol Pet • Sachet |
• SES ABC • Dewasa |
|
Viton |
PT Tempo food |
• Can |
• SES ABC • Dewasa |
|
Vitazone |
PT Tirta Fresindo Jaya |
• Botol Pet |
• SES ABC • Dewasa |
|
Powerade Isotonik |
PT Coca Cola Indonesia |
• Can • Botol Pet |
• SES ABC • Dewasa |
MINUMAN ISOTONIK VERSUS MINUMAN ENERGI
Dengan memperhatikan pertumbuhan minuman isotonik yang akan terus berkembang dan ekspansi para big player ke bisnis isotonik ini cukup merisaukan Bintang Toedjoe. salah satu pemain utama di bisnis minuman energi (Extra Joss).Sebagai antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya switching konsumen minunan berenergi ke minuman isotonik, Bintang Toedjoe meluncurkan iklan dengan copy write yang sangat jelas “menyerang” isotonik, “ltu minuman untuk mengganti keringat, minum yang ini untuk bikin keringat.” dengan menilik peristiwa tersebut nyata-nyata terselip kekhawatiran dari para pemain di bisnis minuman energi itu akan perkembangan minuman isotonik.
Selama 1999 – 2001, market size industri minuman energi meningkat cukup tajam dari Rp 480,5 M menjadi Rp 1,08 trilyun.
|
Tahun |
SUPLAI (kilo liter) |
SUPLAI (unit) |
PENJUALAN (0’000 UNIT) |
NILAI PENJUALAN (RP JUTA) |
Growth (%) |
|
1999 |
38.611 |
45.220 |
28.763 |
480.527 |
|
|
2000 |
58.498 |
68.973 |
45.776 |
767.558 |
59,7 |
|
2001 |
69.536 |
96.793 |
64.067 |
1.080.713 |
40,8 |
Profil Beberapa Merek Minuman Isotonik
- Pocari Sweat
Pocari Sweat merupakan produk dari PT Amerta Indah Otsuka dan mulai memasuki pasar Indonesia tahun 1990. Pertama kali masuk ke Indonesia hanya 30.000 kaleng setahun itu juga didatangkan dari pabrik minuman Pocari Sweat di Korea Selatan.
|
Tahun |
Kapasitas Produksi / bulan |
Total Penjualan (domestic / tahun) |
|
1991-2003 |
kapasitas produksi 7 juta kaleng per bulan (pabrik lama di lawang, malang Jatim) |
N/A |
|
2004 |
14 juta kaleng |
100 juta kaleng dan 6,5 juta sachet. |
|
2005 |
28 juta kaleng |
150 juta kaleng dan 7,5 juta sachet. |
|
2006 |
berkisar 28 – 30 juta kaleng |
200 juta kaleng |
Target Market : SES segmen A,B, dan C+
Positioning : Bukan sekedar minuman untuk orang sakit
Placement Program-program yang audience nya sesuai dengan target market (olahraga, saat santai)
Pesan : Pengganti cairan ion dalam tubuh yang hilang setelah beraktifitas
Jalur Distribusi : Pada akhir tahun 2005 PT AIO mempunyai jalur distribusi sebanyak 48 diseluruh indonesia dan taktik pemasaran nya dengan tidak segan-segan melakukan sistem jemput bola dengan sering mendatangi beragam acara yang tengah berlangsung dimasyarakat
2. Mizone
Mizone merupakan keluaran produsen PT Tirta Investama yang juga merupakan produsen minuman mineral Aqua. Diawal kemunculan nya mizone sempat terpuruk akibat kasus tidak mencantumkan bahan pengawet yang terdapat dalam produk. “Dampak sudah pasti ada, yang penting sekarang sudah membaik,” ungkap Patricia Marlina Tjahjadi, Brand Manager Mizone, tetapi setelah melakukan edukasi dan penjelasan pada berbagai media, terutama media cetak, pasar Mizone kembali pulih. Meski tidak menyebut angka, Marlina mengklaim mizone sebagai pemimpin pasar di kategori isotonik.
Target Market : Menyasar semua kalangan umur, namun, dalam kampanyenya lebih ditujukan kepada kalangan usia 18-35 tahun.
Positioning : Berkurangnya cairan tubuh bisa mengakibat berkurangnya stamina dan konsentrasi.
Placement : Program-program yang audience nya sesuai dengan target market (olahraga, saat santai)
Pesan : BE 100% WITH MIZONE
Jalur Distribusi : Memanfaatkan jalur distribusi Aqua yang penyebaran nya ke seluruh pelosok negeri sehingga Mizone lebih mudah didapatkan, ada istilah “Ada Aqua disitu pasti ada Mizone”
3. Vitazone
Di tengah maraknya pasar isotonik, pada Maret 2006 lalu (enam bulan setelah peluncuran Mizone), Mayora meluncurkan Vitazone dengan USP (unique selling propotion) sedikit berbeda dari kompetitornya.
Hadir dalam kemasan botol PET – sama dengan kemasan head on competitor Mizone, Mayora mengklaim Vitazone bebas bahan pengawet. Proposisi ini dikomunikasikan lewat iklan yang mengilustrasikan botol Vitazone yang tidak meleyot meski diisi air panas 90 derajat. Seperti merek isotonik lain, Vitazone pun diklaim mengandung vitamin (B7) – sehingga Vitazone diposisikan sebagai vitamine water.
Target Market : Segmen A dan B+
Positioning : Vitamin Water
Placement : Program-program yang audience nya sesuai dengan target market
Jalur Distribusi : Cukup untuk mendistribusikan minuman ini keseluruh indonesia, karena didukung team yang berpengalaman dari group mayora yang notabene sudah cukup lama bermain di consumer good.
Kalau saya sih..paling suka sama MIZONE…enak sih..rasa markisa. apalagi kalau dingin…wuahh..hilang deh penat2 !
menurut aku rasanya aneh-aneh dan gak ngaruh apa-apa dibadan, tp iklannya kreatif juga.
saya paling eneg n muak ke minuman merk vitazone karena sekarang tahu pendirian pabriknya yang di cimande hilir jl.mayjen he sukma bodong alias belum ada ijin dari dinas terkait terutama dari masyarakat sekitar,pendirian pabriknya merugikan masyarakt karena airnya cimande hilir disedot semua oleh tuh parik melalui sumur bor yang mereka buat.sehingga yang tadinya pelanggan minuman tsb jadi males,ngapain nguntungin tuh perush sedangkan masyarakat sekitar pabrik rugi…mending milih merk lain yang belum saya tau masalah pembuatannya
kebanyakan minuman isotonik memang berasa agak “aneh” dibanding minuman multivitamin ataupun minuman yang bersoda, itu karena dalam istilah kefarmasian, cairan isotonik lazim digunakan untuk membuat larutan infus atau obat suntik. Larutan ini mengandung elektrolit yang diperlukan tubuh sebagai pengganti elektrolit yang hilang.
Tapi saya pribadi lebih suka Pocari sweat, apalagi setelah berolahraga,,ehm berasa jadi seger lagi
wah info yang berharga bgt tuh, kok ada ya perusahaan sekelas mayora group teledor mengenai perizinan??
well, tapi info itu perlu di kroscek lagi, agar tidak terkesan menuduh..
pasar isotonik kembali diramaikan dengan kehadiran varian dari fatigon yang telah dikenal sebelumnya sebagai multivitamin, yakni FATIGON HYDRO+(plus), bagaimana tanggepan temen-temen terhadap FATIGON HYDRO+ bagi yang pernah mencobanya??atau mungkin diliat dari sisi iklan nya saja???